Renungan harian
Jumat, 24 April 202
Bacaan Alkitab: Mazmur 103:2
Salam Sejahtera,
Dalam perjalanan hidup, tidak jarang kita lebih mudah mengingat hal-hal yang menyakitkan dibandingkan kebaikan yang sudah kita terima. Kekecewakan, kekhawatiran, dan tekanan sering mengambil ruang lebih besar dalam pikiran kita. Tanpa disadari, hati menjadi berat dan penuh keluhan. Melalui ayat ini, pemazmur mengajak kita untuk berhenti sejenak dan berbicara kepada diri sendiri: mengingat kembali siapa Tuhan dan apa yang telah Ia lakukan.
Saudaraku,
Kalimat “Pujilah TUHAN, hai jiwaku” menunjukkan bahwa memuji Tuhan adalah sebuah sikap yang disengaja. Ini bukan hanya respons ketika semuanya berjalan baik, tetapi juga keputusan iman di tengah situasi yang belum kita pahami. Pemazmur tidak menunggu keadaan berubah ia memilih untuk memuliakan Tuhan terlebih dahulu.
Lalu ada peringatan penting: “janganlah lupakan segala kebaikan-Nya.” Ini menegaskan bahwa kecenderungan manusia adalah lupa. Kita sering mengingat doa yang belum terjawab, tetapi melupakan doa-doa yang sudah dijawab. Kita fokus pada apa yang belum kita miliki, tetapi mengabaikan berkat yang sudah ada.
Padahal, jika kita mau jujur, setiap hari penuh dengan kebaikan Tuhan. Nafas yang masih kita hirup, kekuatan untuk menjalani aktivitas, perlindungan dari hal-hal yang tidak kita sadari, bahkan orang-orang yang Tuhan hadirkan dalam hidup kita semua itu adalah bukti nyata kasih-Nya.
Mengucap syukur tidak berarti hidup kita tanpa masalah. Justru di tengah masalah, rasa syukur menjadi kekuatan yang menjaga hati tetap tenang dan penuh pengharapan. Ketika kita mengingat kebaikan Tuhan di masa lalu, kita dikuatkan untuk percaya bahwa Ia tetap setia di masa sekarang dan masa depan.
Saudaraku,
Hari ini, mari belajar untuk melatih hati agar tidak mudah lupa. Ambil waktu sejenak untuk mengingat dan menyebutkan satu per satu kebaikan Tuhan dalam hidup kita. Biarlah hati yang penuh syukur menggantikan keluhan, dan iman kita semakin bertumbuh karena kita sadar bahwa Tuhan tidak pernah berhenti menyatakan kebaikanNya. Amin




