Renungan harian
Rabu, 3 Juni 2026
Pembacaan Alkitab: Galatia 6:18
Salam Sejahtera,
Rasul Paulus menutup surat Galatia dengan sebuah doa yang sederhana namun sangat dalam maknanya, yaitu agar kasih karunia Tuhan Yesus Kristus menyertai hidup jemaat. Paulus mengetahui bahwa kehidupan orang percaya tidak dapat dijalani dengan kekuatan sendiri, melainkan hanya oleh kasih karunia Tuhan. Di tengah pergumulan, kelemahan, dan tantangan hidup, kasih karunia Tuhan menjadi sumber kekuatan yang memampukan kita tetap bertahan dan hidup setia. Karena itu, setiap hari kita perlu datang kepada Tuhan dan bergantung penuh kepada anugerah-Nya.
Saudaraku,
Kasih karunia Tuhan bukan hanya berbicara tentang pengampunan dosa, tetapi juga tentang penyertaan Tuhan yang terus bekerja dalam kehidupan kita. Saat hati lelah, Tuhan memberi penghiburan. Saat langkah terasa berat, Tuhan memberi kekuatan baru. Bahkan ketika kita merasa tidak layak, kasih karunia Tuhan tetap memeluk dan menopang kehidupan kita. Itulah sebabnya Paulus menutup suratnya dengan doa, karena ia percaya bahwa hidup yang diberkati adalah hidup yang selalu berada dalam kasih karunia Kristus.
Saudaraku,
Melalui firman Tuhan hari ini, kita diajak untuk menjalani hidup dengan penuh syukur dan iman kepada Tuhan. Jangan mengandalkan kekuatan sendiri, tetapi bersandarlah pada kasih karunia-Nya setiap hari. Tuhan sanggup memimpin, menolong, dan menjaga hidup kita sampai akhir. Biarlah hati kita tetap percaya bahwa kasih karunia Tuhan Yesus selalu menyertai setiap langkah kehidupan kita. Amin.




