Renungan harian,
Selasa 27 Mei 2025
Pembacaan Firman Tuhan : Markus 11:24
Shalom,
Pernahkah kamu berdoa begitu lama untuk sesuatu, tapi merasa seolah Tuhan diam? Rasanya seperti bicara sendirian di ruangan kosong. Kita bertanya, “Tuhan, Engkau dengar aku?” Dan di saat itu, iman kita bisa terasa lemah… sangat lemah. Tapi justru di sanalah Tuhan mengajak kita melangkah lebih dalam bukan hanya berharap, tapi percaya.
Saudaraku,
Yesus tahu hati kita mudah goyah. Itulah sebabnya Ia tidak hanya menyuruh kita berdoa, tapi juga percaya bahwa kita sudah menerimanya. Itu bukan logika dunia, tapi logika iman. Iman melihat dengan mata hati, bukan mata kepala. Percaya sebelum melihat adalah tindakan menyerahkan kendali sepenuhnya kepada Tuhan. Itu bukan hal mudah. Tapi justru saat kita berhenti mencoba mengendalikan segalanya, kita memberi ruang bagi Tuhan untuk berkarya dengan cara-Nya yang ajaib.
Saudaraku,
Mungkin jawaban Tuhan tidak selalu “ya.” Kadang “tunggu,” kadang “ada yang lebih baik.” Tapi satu hal pasti Tuhan tidak pernah menutup telinga bagi anak-anak-Nya yang berseru dalam iman.
Hari ini, berhentilah mengandalkan kekuatan sendiri. Datanglah kepada Tuhan dalam doa, bukan hanya dengan permintaan, tapi dengan kepercayaan yang sungguh. Tuhan sedang bekerja, bahkan ketika kita belum melihat apa-apa. Dan ketika waktunya tiba, kita akan tersungkur bukan karena putus asa, tapi karena takjub akan kesetiaan-Nya. Amin




