Renungan harian
Senin, 4 Agustus 2025
Pembacaan Alkitab: Amsal 16:9
Salam Sejahtera,
Setiap manusia pasti punya rencana entah tentang masa depan, pekerjaan, keluarga, atau pelayanan. Merencanakan sesuatu adalah bagian dari hikmat yang Tuhan anugerahkan, dan Alkitab tidak pernah melarang kita untuk berpikir ke depan. Namun Amsal 16:9 mengingatkan bahwa sekalipun manusia memikirkan dan menyusun jalan hidupnya, tetap Tuhan yang menentukan arah langkahnya. Ini berarti bahwa kendali akhir hidup kita ada di tangan Tuhan yang Maha bijaksana.
Saudaraku,
Banyak kali dalam hidup, kita menghadapi kenyataan bahwa rencana tidak berjalan sesuai harapan. Ketika itu terjadi, kita bisa kecewa, frustrasi, bahkan menyalahkan keadaan. Namun justru di situlah iman diuji apakah kita benar-benar percaya bahwa Tuhan tetap memimpin dan bahwa jalan-Nya lebih tinggi dari jalan kita. Kita belajar dari tokoh-tokoh Alkitab seperti Yusuf, yang meski hidupnya berjalan jauh dari rencananya sendiri, akhirnya melihat bagaimana Tuhan membalikkan semuanya untuk kebaikan dan kemuliaan-Nya.
Saudaraku,
Melalui ayat ini, Tuhan mengajak kita untuk terus merencanakan dengan bijak, namun tetap rendah hati dan berserah. Jangan bersandar sepenuhnya pada logika dan perhitungan kita, tapi libatkan Tuhan dalam setiap keputusan. Ketika kita menyerahkan arah hidup kepada-Nya, kita bisa melangkah dengan tenang sebab kita tahu bahwa meskipun jalannya tidak selalu mudah, Tuhan sendiri yang menuntun setiap langkah kita.
Selamat beraktivitas
Tuhan Yesus Memberkati, Amin




