Renungan harian
Selasa, 26 Agustus 2025
Bahan Bacaan: Habakuk 3:17
Salam sejahtera,
Dalam hidup, kita seringkali dihadapkan pada situasi yang mengguncang iman. Masalah datang silih berganti, dan terkadang kita merasa lelah, kehilangan arah, bahkan ragu apakah Tuhan masih peduli. Namun, di tengah badai kehidupan, firman Tuhan dalam Habakuk 3:19 memberikan pengharapan: “ALLAH Tuhanku itu kekuatanku. Ia membuat kakiku seperti kaki rusa, Ia membuat aku mampu berjalan di tempat tinggi.” Ayat ini adalah seruan iman dari seorang nabi yang belajar mempercayai Tuhan, walau keadaan seolah tidak menunjukkan tanda-tanda perubahan.
Saudaraku,
Habakuk 3:19 menunjukkan bagaimana Tuhan menjadi sumber kekuatan sejati bagi umat-Nya. Dalam konteks ayat ini, nabi Habakuk menyatakan imannya setelah sebelumnya mengeluhkan penderitaan bangsanya. Tetapi akhirnya, ia memilih percaya pada Tuhan yang berdaulat. Ketika Tuhan menjadi kekuatan kita, Dia memberikan kemampuan melampaui keterbatasan kita. Seperti rusa yang mampu melompat dan berdiri di tempat yang tinggi dan sulit dijangkau, Tuhan memberi kita kekuatan untuk tetap teguh dan berjalan dengan mantap di tengah tantangan. Ini bukan karena kekuatan kita, tapi karena kekuatan-Nya yang bekerja dalam kita.
Saudaraku,
Renungan ini mengingatkan kita bahwa sekalipun situasi tidak berubah, kita bisa berubah melalui iman. Habakuk mengajak kita untuk tetap percaya dan bersandar penuh pada Tuhan, sebab hanya dengan kekuatan-Nya kita dapat berjalan dengan kokoh. Saat kita merasa lemah, ingatlah bahwa Tuhan tidak meninggalkan kita. Dia sedang menguatkan kaki kita seperti kaki rusa, agar kita bisa berdiri di atas “bukit” kehidupan yang penuh tantangan. Mari terus melangkah bersama Tuhan, sebab dalam Dia, kita memiliki kekuatan yang tidak terbatas.
Amin




