SINODE GKLB Renungan Renungan harian  Jumat, 29 Agustus 2025

Renungan harian  Jumat, 29 Agustus 2025

Renungan harian

Jumat, 29 Agustus 2025

Pembacaan Alkitab: Mazmur 40:17

Salam Sejahtera,

Dalam perjalanan hidup, tidak jarang kita merasa kecil, tidak berdaya, dan sendirian menghadapi berbagai tekanan. Dunia menuntut kekuatan, keberhasilan, dan ketangguhan, sementara kita justru merasakan kelemahan, kekurangan, bahkan penderitaan yang dalam. Di saat seperti inilah, ayat Mazmur 40:17 menjadi suara hati yang jujur suatu seruan dari jiwa yang tahu kepada siapa ia harus berharap.

Saudaraku,

Pemazmur dengan rendah hati mengakui bahwa dirinya “sengsara dan miskin,” tetapi ia tidak berhenti di sana. Ia menyatakan keyakinan bahwa Tuhan memperhatikan dia. Tidak ada kesusahan kita yang luput dari perhatian Allah. Meski dunia mengabaikan, Tuhan tidak pernah menutup mata. Lebih dari itu, Ia adalah penolong dan penyelamat sumber pertolongan sejati yang datang pada waktu yang paling tepat, walau kita sering merasa itu terlambat. Seruan “janganlah terlambat!” menunjukkan bahwa kita boleh datang kepada Tuhan dengan kejujuran, bahkan dalam desakan dan keputusasaan.

Saudaraku,

Hari ini, jika kamu merasa tertindih oleh beban hidup atau merasa Tuhan diam terlalu lama, ingatlah bahwa Dia tetap Allah yang melihat dan peduli. Seperti pemazmur, mari kita datang dengan hati yang terbuka dan berseru dalam iman. Tuhan tidak hanya mendengar, tapi juga bertindak. Teruslah percaya dan nantikan Dia karena Dia tak pernah terlambat. Amin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post