Renungan harian
31 Januari 2026
Pembacaan Firman Tuhan: Amsal 10:28
Salam Sejahtera,
Berangkat dari Amsal 10:28, renungan ini mengajak kita membuka hari dengan kesadaran bahwa pengharapan orang benar mendatangkan sukacita, sebab sejak awal firman Tuhan menegaskan bahwa arah hati yang melekat pada kebenaran akan menuntun langkah hidup kepada terang, damai, dan kegembiraan yang tidak bergantung pada keadaan luar, melainkan bersumber dari relasi yang benar dengan Allah.
Saudaraku,
Dalam perjalanan hidup sehari-hari, ayat ini menolong kita memahami bahwa ketika kita memilih hidup benar jujur dalam pikiran, setia dalam tindakan, dan rendah hati dalam sikap pengharapan kita tidak menjadi angan-angan kosong, tetapi berubah menjadi sukacita yang nyata, sementara keinginan orang fasik yang hanya berpusat pada diri sendiri, ambisi, dan kenikmatan sesaat pada akhirnya akan sirna, karena tidak berakar pada kehendak Tuhan yang kekal.
Saudaraku,
Oleh karena itu, sebagai penutup perenungan ini, marilah kita memeriksa arah pengharapan kita dan dengan sengaja memilih jalan kebenaran, agar sukacita yang dijanjikan Tuhan melalui Amsal 10:28 sungguh kita alami dalam hidup ini, bukan hanya sebagai perasaan sementara, tetapi sebagai damai yang menetap dan harapan yang tidak pernah mengecewakan. Amin




