Renungan harian Rabu, 20 Mei 202
Bacaan Alkitab: 2 Timotius 2:13
Salam Sejahtera,
Sering kali dalam kehidupan ini kita menyadari bahwa kesetiaan kita kepada Tuhan tidak selalu kuat. Ada saat-saat di mana kita lemah, ragu, jatuh dalam dosa, bahkan tidak melakukan kehendak Tuhan dengan sungguh-sungguh. Namun firman Tuhan hari ini mengingatkan bahwa sekalipun manusia dapat berubah dan gagal, Tuhan tetap setia. Kesetiaan Tuhan tidak tergantung pada keadaan kita, melainkan berasal dari kasih dan karakter-Nya yang sempurna. Tuhan tidak pernah meninggalkan anak-anak-Nya, bahkan ketika kita sedang berada dalam titik terlemah dalam hidup.
Saudaraku,
Kesetiaan Tuhan terlihat dalam setiap penyertaan-Nya sehari-hari. Ketika kita masih bisa bangun pagi, bekerja, beribadah, dan menjalani hidup, itu semua adalah bukti bahwa Tuhan tetap memelihara kita. Kadang kita terlalu fokus pada masalah sehingga lupa melihat betapa banyak pertolongan Tuhan yang sudah kita terima. Ayat ini juga mengajarkan bahwa Tuhan tidak pernah mengingkari janji-Nya. Apa yang sudah Tuhan firmankan akan tetap digenapi pada waktunya.
Saudaraku,
Karena itu, jangan mudah putus asa ketika doa belum terjawab atau keadaan belum berubah.
Melalui firman ini, kita diajak untuk kembali hidup setia kepada Tuhan sebagai respons atas kesetiaan-Nya yang besar. Jika Tuhan tetap setia kepada kita, maka sudah seharusnya kita juga belajar setia dalam doa, ibadah, pelayanan, pekerjaan, dan kehidupan sehari-hari. Jangan menyerah ketika merasa gagal, sebab Tuhan masih membuka tangan-Nya untuk menerima dan memulihkan kita. Percayalah, Tuhan yang setia akan terus menuntun langkah hidup kita sampai akhir. Amin




