Renungan harian
Kamis, 18 Juni 2026
Bacaan Alkitab: Matius 7:24
Salam Sejahtera,
Tuhan Yesus mengakhiri khotbah-Nya di bukit dengan sebuah perumpamaan yang sederhana namun sangat mendalam. Ia membandingkan orang yang mendengar dan melakukan firman-Nya dengan seorang yang bijaksana yang membangun rumah di atas batu. Dasar yang kuat membuat rumah itu tetap berdiri meskipun diterpa hujan, banjir, dan angin. Demikian pula kehidupan orang percaya. Dasar hidup yang kokoh bukanlah kekayaan, jabatan, atau kemampuan manusia, melainkan firman Tuhan yang diterima dan ditaati. Ketika hidup dibangun di atas firman-Nya, kita memiliki fondasi yang kuat untuk menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Saudaraku,
Namun Yesus tidak hanya menekankan pentingnya mendengar firman, tetapi juga melakukannya.
Banyak orang senang mendengar firman Tuhan, membaca Alkitab, bahkan memahami ajaran-Nya, tetapi belum tentu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Ketaatan kepada firman Tuhan terlihat melalui sikap hidup yang mencerminkan kasih, kesabaran, kejujuran, dan pengendalian diri. Ketika kita memilih melakukan kehendak Tuhan dalam setiap keputusan dan tindakan, kita sedang membangun kehidupan di atas batu yang teguh.
Saudaraku,
Hari ini marilah kita memeriksa dasar kehidupan kita. Apakah kita hanya menjadi pendengar firman atau juga pelaku firman? Tantangan dan pergumulan pasti datang, tetapi orang yang berakar dalam firman Tuhan tidak akan mudah goyah. Biarlah setiap langkah hidup kita didasarkan pada kebenaran firman-Nya, sehingga kita tetap kuat dan setia dalam segala keadaan. Dengan demikian, hidup kita menjadi kesaksian yang memuliakan Tuhan dan membawa berkat bagi sesama. Amin.




