Renungan harian
Sabtu, 16 Agustus 2025
Pembacaan Alkitab: Mazmur 62:2
Salam Sejahtera,
Dalam kehidupan yang penuh gejolak ini, di mana dunia sering kali memberikan kita alasan untuk merasa takut, cemas, atau kehilangan arah, kita diajak untuk berhenti sejenak dan mengarahkan hati kita kepada Tuhan, sebagaimana Pemazmur menyatakan dalam Mazmur 62:2, “Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari Dialah keselamatanku,” yang menjadi sebuah pengakuan iman yang sederhana namun sangat dalam, mengajak kita merenungkan kepada siapa sebenarnya kita bersandar ketika badai datang dan segala sesuatu terasa goyah.
Saudaraku,
Ayat ini menegaskan bahwa ketenangan sejati tidak berasal dari keadaan yang baik, harta yang melimpah, atau manusia yang bisa mengecewakan, melainkan hanya didapat saat jiwa ini berdiam di hadirat Allah, yang menjadi sumber keselamatan dan perlindungan yang kokoh Pemazmur tidak berbicara tentang penghiburan semu, tetapi tentang ketenangan yang lahir dari keyakinan penuh bahwa Allah sanggup menopang, menyelamatkan, dan memelihara umat-Nya di tengah berbagai kesulitan hidup, karena ketika hati terpusat kepada Tuhan, maka segala kecemasan pun tunduk kepada damai sejahtera yang melampaui akal.
Saudaraku,
Oleh karena itu, dalam menjalani hari-hari yang tak selalu mudah, mari kita belajar untuk menaruh kepercayaan penuh kepada Tuhan saja, bukan sekedar sebagai tempat berlindung sementara, tetapi sebagai satu-satunya dasar yang tak tergoyahkan, karena saat kita memilih untuk dekat kepada-Nya dan menyerahkan segala beban hidup ke dalam tangan-Nya, kita pun akan menemukan ketenangan sejati sebagaimana yang dialami Pemazmur ketenangan yang bukan karena segalanya baik-baik saja, tetapi karena kita tahu bahwa Allah beserta kita dan dari pada-Nyalah keselamatan kita datang. Amin




