SINODE GKLB Renungan Renungan harian Kamis, 21 Agustus 2025

Renungan harian Kamis, 21 Agustus 2025

Renungan harian

Kamis, 21 Agustus 2025

Bacaan Alkitab: Mazmur 94:18

 

Salam Sejahtera,

Dalam perjalanan hidup, tidak jarang kita mengalami saat-saat di mana langkah terasa goyah dan arah menjadi kabur. Entah karena beban masalah yang berat, kekecewaan terhadap orang lain, atau ketidakpastian masa depan, kita bisa merasa seperti kehilangan pijakan yang kokoh. Mazmur 94:18 menangkap perasaan ini dengan sangat jujur: “Apabila aku berpikir: ‘Kakiku goyang’ sebuah pengakuan akan kerentanan manusia ketika menghadapi pergumulan hidup. Ayat ini membuka ruang bagi kita untuk mengakui bahwa iman kita pun terkadang mengalami kegoyahan, dan itu adalah bagian dari dinamika hubungan kita dengan Allah.

 

Saudaraku,

Namun Pemazmur tidak berhenti pada kegelisahan ia segera mengarahkan hatinya kepada kasih setia Tuhan. Kalimat berikutnya, “…maka kasih setia-Mu, ya TUHAN, menopang aku,” menunjukkan bahwa di tengah ketidakkokohan langkah kita, Tuhan tetap menjadi penopang yang setia. Ini bukan sekadar pertolongan biasa melainkan bentuk kasih setia yang aktif menopang, menjaga, dan menguatkan. Dalam bahasa aslinya, kata “menyokong” menyiratkan tindakan Allah yang terus-menerus, bukan sekali waktu saja. Artinya, bahkan saat kita ragu, kasih Tuhan tidak pernah ragu untuk hadir. Renungan ini mengajak kita untuk menyadari bahwa stabilitas sejati dalam hidup bukan terletak pada kekuatan diri, tetapi pada kesetiaan Allah yang tidak berubah.

 

Saudaraku,

Oleh karena itu, ketika kita mengalami masa-masa sulit dan merasa kaki kita mulai goyah, mari kita tidak terjebak dalam ketakutan atau rasa bersalah yang berlebihan. Sebaliknya, seperti pemazmur, kita diajak untuk segera mengarahkan hati kepada kasih setia Tuhan, yang tak pernah mengecewakan. Setiap kali kita merasa lemah, itulah saat terbaik untuk bersandar pada kekuatan-Nya. Sebab dalam kasih setia-Nya, kita menemukan ketenangan, penghiburan, dan keyakinan bahwa kita tidak berjalan sendiri. Mazmur 94:18 bukan hanya pengakuan akan kelemahan, tetapi juga pernyataan iman bahwa Allah selalu menyokong anak-anak-Nya sebuah kebenaran yang memberi harapan dalam setiap musim kehidupan. Amin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post