Renungan harian,
Senin, 8 September 2025
Bacaan Alkitab: Mazmur 66:19
Salam Sejahtera
Dalam perjalanan hidup yang penuh gejolak dan ketidakpastian, tidak jarang kita merasa doa-doa kita terbang begitu saja ke langit tanpa jawaban, seolah Tuhan diam dan jauh dari pergumulan kita, padahal ayat ini mengingatkan kita bahwa di balik setiap keluh kesah dan jeritan hati yang kita naikkan dalam doa, ada Allah yang sungguh-sungguh mendengarkan dan memperhatikan, bukan sekadar mendengar secara pasif, melainkan mencermati setiap kata dan maksud hati kita dengan penuh kasih dan kepedulian yang tidak tergoyahkan.
Saudaraku,
Ketika pemazmur menyatakan bahwa Allah telah memperhatikan suara doanya, ia sedang memberikan kesaksian iman yang lahir dari pengalaman pribadi bersama Tuhan yang hidup, karena dalam konteks pasal ini, pemazmur mengajak umat untuk mengagungkan Allah yang telah melakukan perbuatan-perbuatan ajaib, dan dengan ayat ini, ia mengafirmasi bahwa Allah bukan hanya bekerja dalam skala besar seperti membelah laut atau membebaskan bangsa dari musuh, melainkan juga hadir secara pribadi, mendengarkan doa seorang manusia yang kecil dan terbatas, sebuah penghiburan luar biasa bagi kita yang terkadang merasa bahwa masalah kita terlalu sepele atau terlalu rumit untuk dibawa kepada-Nya.
Saudaraku,
Karena itu, marilah kita terus setia datang kepada Tuhan dalam doa, bukan karena kita selalu tahu apa yang terbaik untuk diri kita, melainkan karena kita percaya kepada pribadi yang tidak hanya Mahakuasa tetapi juga Mahamendengar, dan dalam keyakinan bahwa doa yang dipanjatkan dengan hati yang tulus tidak akan pernah sia-sia di hadapan-Nya, kita menemukan kekuatan untuk terus melangkah, sebab Allah yang memperhatikan suara doa pemazmur adalah Allah yang sama yang mendengarkan doa-doa kita hari ini. Amin




