SINODE GKLB Renungan Renungan harian Rabu, 25 Juni 2025

Renungan harian Rabu, 25 Juni 2025

Renungan harian
Rabu, 25 Juni 2025

Pembacaan Firman Tuhan: Mazmur 92:13

Shalom,
Mazmur 92:13 menggambarkan kehidupan orang benar dengan dua metafora yang sangat kuat dan penuh makna: pohon kurma dan pohon aras di Libanon. Ayat ini bukan sekedar puisi indah, tetapi mengandung pesan mendalam tentang pertumbuhan rohani, keteguhan iman, dan kesetiaan Allah dalam membentuk hidup umat-Nya.

“Orang benar akan bertunas seperti pohon kurma…” Pohon kurma dikenal karena kemampuannya bertahan hidup di padang gurun yang gersang. Di tengah cuaca yang panas, tanah yang kering, dan kondisi yang keras, pohon ini tetap tumbuh dan bahkan menghasilkan buah yang manis dan bergizi. Inilah gambaran kehidupan orang benar yang hidup dalam persekutuan dengan Tuhan, mereka tidak bergantung pada keadaan sekitar, tetapi pada sumber kehidupan yang datang dari Allah sendiri. Mereka tetap bertunas, tetap memberi dampak, bahkan di tengah kesulitan.

Selanjutnya, “…akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon.” Pohon aras adalah simbol kekuatan, kemegahan, dan daya tahan. Akar pohon ini dalam, batangnya kokoh, dan usianya bisa sangat panjang. Ini menandakan bahwa kehidupan orang benar tidak hanya tentang bertahan, tetapi juga tentang membangun kehidupan yang kokoh dan tahan terhadap guncangan. Orang benar tidak mudah goyah karena mereka berakar dalam Firman Tuhan dan hidup dalam ketaatan kepada-Nya.

Saudaraku,
Mazmur ini mengajak kita untuk melihat bahwa menjadi orang benar bukan berarti hidup tanpa tantangan, tetapi justru hidup yang terus bertumbuh dalam segala musim. Musim kemarau atau hujan, musim kesedihan atau sukacita. Ketika kita hidup benar di hadapan Tuhan, kehidupan kita akan menjadi kesaksian yang hidup, seperti pohon yang memberi naungan, pengharapan, dan buah bagi sekelilingnya. Pertumbuhan itu bukan hasil dari usaha manusia semata, tetapi karena “mereka ditanam di rumah TUHAN” (ay. 14). Artinya, keterikatan kita pada Tuhan, tinggal dalam hadirat-Nya, itulah yang memungkinkan kita bertumbuh dan berkembang. Ketika kita menempatkan hidup kita di tangan Tuhan, Dialah yang akan menyiram, memelihara, dan menguatkan kita.

Saudaraku,
Marilah kita mengevaluasi di mana kita “ditanam” hari ini. Apakah kita sedang mengakar dalam kasih karunia Tuhan? Apakah kita membiarkan hidup kita dibentuk dan disuburkan oleh Firman-Nya? Karena hanya dengan tinggal di dalam Tuhan, kita akan bertumbuh seperti pohon kurma yang tahan banting, dan menjadi kuat seperti aras yang teguh dalam badai. Jangan takut jika saat ini hidup terasa kering atau berat. Jika kita hidup dalam kebenaran Tuhan, kita pasti akan bertunas. Dan seperti yang dijanjikan dalam Mazmur 92 ini, kita tidak hanya akan bertahan, tetapi juga akan subur dan memberi buah, bahkan hingga masa tua. Tuhan Yesus Memberkati kita semua. Amin

Amin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post