Renungan harian
Rabu, 10 September 2025
Pembacaan Alkitab: Amsal 13:13
Salam sejahtera,
Amsal 13:13 mengingatkan kita pentingnya sikap hati terhadap firman Tuhan. Mengabaikan atau meremehkan firman bukan hanya sekadar sikap acuh melainkan sesuatu yang berdampak serius bagi hidup kita. Ayat ini menjelaskan bahwa mereka yang meremehkan firman akan menghadapi konsekuensi jalan yang gelap, penuh penyesalan, dan mungkin keruntuhan iman dan hidup. Namun, bagi yang taat kepada perintah Allah yang menghormati dan menuruti firman akan ada balasan, yakni berkat, petunjuk hidup yang jernih, dan kedamaian hati.
Saudaraku,
Meremehkan firman bisa kita lakukan dengan mudah menunda membaca Alkitab, menganggap enteng teguran Roh Kudus, atau memilih nasihat duniawi daripada prinsip ilahi. Padahal, firman Allah adalah pelita bagi kaki, terang bagi jalan kita. Ketika kita menolak firman, kita menutup pintu bagi pertumbuhan rohani, hikmat, dan perlindungan dari dosa. Sebaliknya, ketaatan kepada firman membuka hati kita pada penyertaan Tuhan, menuntun kita ke jalan kebenaran, dan menjadikan hidup kita berbuah. Pemahaman dan penerapan firman mencerminkan kerendahan hati dan kesadaran bahwa Allah tahu yang terbaik untuk kita.
Saudaraku,
Mari kita merenung, apakah kita sedang meremehkan firman dengan mengabaikan bacaan harian, menolak teguran, atau memilih jalan sendiri? Atau, apakah kita menunjukkan ketaatan yang nyata melalui doa, tindakan yang sesuai firman, dan kerinduan untuk hidup bagi kemuliaan Allah? Tuhan tidak menjanjikan ketaatan itu mudah, tetapi Dia menjanjikan balasan yang sejati pertumbuhan iman, damai sejahtera, dan penghidupan yang dipimpin-Nya. Kiranya kita menjadi orang yang tidak hanya tahu firman, tetapi sungguh hidup dalam kebenaran-Nya, sehingga hidup kita membawa hormat bagi Tuhan dan manfaat bagi sesama. Amin




