Renungan harian
Selasa, 9 September 2025
Pembacaan Firman Tuhan: Markus 11:24
Salam sejahtera,
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering dihadapkan pada berbagai kebutuhan dan pergumulan yang membuat kita datang kepada Tuhan dalam doa. Namun tidak jarang, doa-doa kita diiringi oleh keraguan apakah Tuhan benar-benar akan menjawab? Ayat Markus 11:24 mengajak kita untuk melihat kembali inti dari iman dalam doa, yakni kepercayaan penuh kepada Tuhan yang mendengar dan sanggup mengabulkan permohonan umat-Nya.
Saudaraku,
Yesus mengajarkan bahwa dalam berdoa, kita harus percaya seolah-olah kita sudah menerima apa yang kita minta. Ini bukan sekadar optimisme, tetapi iman yang aktif dan bersandar penuh pada janji Allah. Kepercayaan seperti ini memerlukan kedekatan dengan Tuhan, sebab iman bukan muncul dari kehendak manusia semata, melainkan dari pengenalan akan pribadi Tuhan yang setia. Markus 11:24 bukan jaminan bahwa semua permintaan akan dikabulkan persis seperti yang kita mau, tetapi jaminan bahwa doa yang disertai iman sejati tidak akan sia-sia di hadapan Allah.
Saudaraku,
Renungan ini mengajak kita untuk memperbarui cara kita berdoa: bukan hanya meminta, tetapi percaya. Ketika kita datang kepada Tuhan, datanglah dengan iman, bukan sekadar harapan kosong. Tuhan tidak hanya melihat isi doa kita, tetapi juga isi hati kita. Marilah kita terus belajar untuk berdoa dengan percaya, karena di dalam Kristus, tidak ada doa yang sia-sia bila didasarkan pada iman yang sungguh kepada Allah. Amin




