Khotbah ibadah Minggu, 12 Oktober 2025 (GKLB)
Tema Bulan Oktober: Ketaatan
Bahan Bacaan : Yohanes 14:15-17 , Tema: Ketaatan Adalah Tanda Kasih Kepada Allah
Salam Sejahtera,
Pernahkah kita berpikir, Bagaimana cara paling nyata menunjukkan kasih kita kepada Tuhan? Banyak orang mengungkapkan kasih dengan pujian, dengan pelayanan, atau bahkan dengan persembahan. Semua itu baik dan indah. Tetapi dalam Yohanes 14:15, Yesus menyatakan sesuatu yang sangat sederhana namun dalam maknanya: “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.” Dalam satu kalimat ini, Yesus menyatukan kasih dan ketaatan sebuah hubungan yang tak bisa dipisahkan. Hari ini, mari kita renungkan: Apakah ketaatan kita kepada Allah sungguh mencerminkan kasih kita kepada-Nya?
Saudaraku,
Injil Yohanes ditulis oleh rasul Yohanes, murid yang dikasihi Yesus, sekitar tahun 85–95 Masehi. Berbeda dengan Injil-injil Sinoptik (Matius, Markus, Lukas), Yohanes menekankan sisi keilahian Yesus. Ia menulis kepada komunitas Kristen yang sudah berkembang dan menghadapi ajaran-ajaran palsu yang meragukan kemanusiaan dan keilahian Kristus. Pasal 14 merupakan bagian dari “pengajaran perpisahan” Yesus kepada para murid-Nya sebelum penyaliban. Di tengah kecemasan dan ketidakpastian, Yesus memberikan penguatan dan salah satu pesan terpenting-Nya adalah bahwa kasih sejati kepada-Nya diwujudkan dalam bentuk ketaatan. Dalam persekutuan hari ini mari kita merenungkan beberapa hal :
- Kasih Bukan Sekadar Perasaan, Tetapi Tindakan
- Ketaatan adalah Bukti Relasi, Bukan Kewajiban
- Kasih dan Ketaatan Memberi Akses kepada Hadirat Allah.
Kasih kepada Tuhan bukan hanya soal bernyanyi dalam ibadah atau menyebut “aku mengasihi Tuhan” dengan mulut. Kasih yang sejati kepada Yesus terlihat dari bagaimana kita hidup, apakah kita menuruti perintahNya, baik ketika mudah maupun sulit? Yesus tidak memaksa ketaatan. Ia mengundang kita untuk menunjukkan kasih kita dengan cara yang paling nyata dengan ketaatan. Bukan karena terpaksa, tetapi karena hati kita telah lebih dulu dikasihi olehNya.
Saudaraku,
Berdasarkan Yohanes 14:15–17, GKLB yang melayani dalam ketaatan menunjukkan bahwa kasih kepada Allah bukan hanya melalui perkataan, tetapi dibuktikan dengan hidup yang menuruti perintah-Nya dalam ketaatan itulah Roh Kudus dicurahkan untuk menolong dan menyertai, sehingga pelayanan GKLB menjadi kesaksian nyata tentang kasih Allah yang hidup, terutama di tengah tantangan pelayanan yang ada. Ketaatan adalah tanda kasih yang sejati, dan melalui ketaatan itulah GKLB dipakai menjadi garam dan terang bagi sekitarnya. Amin




