SINODE GKLB Renungan Khotbah Ibadah Minggu, 19 Oktober 2025 ( GKLB )

Khotbah Ibadah Minggu, 19 Oktober 2025 ( GKLB )

Khotbah Ibadah Minggu, 19 Oktober 2025 ( GKLB )

Bahan Bacaan : Yosua 3:5-17

Tema : Ketaatan Yang Membuka Jalan

Salam Sejahtera,

Pernahkah Anda berada di titik di mana Anda merasa jalan di depan seolah tertutup di antara panggilan Tuhan dan kenyataan hidup yang menantang, ada seperti “Sungai Yordan” yang menghalangi langkah kita? Demikian pula bangsa Israel di zaman Yosua, yang berdiri di depan Sungai Yordan saat banjir, di ambang tanah perjanjian, namun tampaknya tidak ada jalan. Namun justru di titik itu, Tuhan menunjukkan bahwa ketaatan yang penuh kepada perintah-Nya adalah kunci untuk melihat jalan dibuka oleh kuasa-Nya. Hari ini kita akan belajar, bahwa ketaatan bukan hanya bukti iman, tetapi sarana Tuhan untuk membawa umat-Nya masuk dalam janji-Nya.

Saudaraku,

Kitab Yosua melanjutkan narasi dari kitab Ulangan dan menandai masa transisi kepemimpinan dari Musa kepada Yosua. Ditulis sekitar abad ke-14 atau ke-13 SM, kitab ini menggambarkan bagaimana bangsa Israel, setelah 40 tahun mengembara di padang gurun, akhirnya bersiap memasuki tanah Kanaan. Peristiwa dalam pasal 3 merupakan momen penting bahwa bangsa Israel harus menyeberangi Sungai Yordan yang sedang meluap, tanpa jembatan atau perahu. Dalam kondisi mustahil inilah, ketaatan mereka kepada perintah Tuhan melalui Yosua menjadi titik awal mujizat besar. Mari merenungkan beberapa hal dalam khotbah saat ini:

1. Ketaatan Dimulai dari Penyerahan Diri (ayat 5)

2. Ketaatan Menuntut Percaya pada Instruksi yang Kadang Tak Masuk Akal (ayat 6–8)

3. Tuhan Membuka Jalan Bagi Orang yang Melangkah dalam Ketaatan (ayat 15–17)

 

Saudaraku,

Yosua 3 mengajarkan kita bahwa ketaatan adalah kunci Ilahi yang membuka jalan ketika semua tampak tertutup. Tuhan tidak menunggu kita mengerti semuanya, tetapi Ia menunggu kita untuk percaya dan taat pada setiap firman-Nya. Umat Israel menyeberang bukan karena kekuatan mereka, tetapi karena ketaatan mereka membuka ruang bagi Tuhan melakukan perkara ajaib. Hari ini, jika ada “Sungai Yordan” dalam hidup kita sebut saja tantangan, ketakutan, masa depan yang tidak pasti, ingatlah bahwa Tuhan sanggup membuka jalan, tetapi Ia menanti ketaatan kita terlebih dahulu. Melangkahlah dengan iman, sebab tanah perjanjian tidak akan kita capai tanpa ketaatan yang sungguh. Melalui ketaatan umat Israel, Tuhan membuka jalan menyeberangi Yordan. Demikian juga, saat kita melayani dalam ketaatan, seperti visi GKLB, Tuhan akan menyatakan kuasa-Nya dan membuka jalan bagi pelayanan kita. Amin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post