SINODE GKLB Renungan Renungan harian  Kamis, 11 Desember 2025

Renungan harian  Kamis, 11 Desember 2025

Renungan harian

Kamis, 11 Desember 2025

Pembacaan Firman Tuhan: Yohanes 16:33a

Salam Sejahtera,

Setiap hari kita bangun dengan berbagai kemungkinan ada hari yang tenang, tetapi ada pula hari yang terasa berat sejak awal. Di tengah ketidakpastian itu, Yesus memberikan sebuah pengingat yang lembut namun kuat: “Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku.” Kata-kata ini menjadi pintu masuk bagi kita untuk memahami bahwa damai yang sejati tidak bersumber dari keadaan hidup yang baik, melainkan dari hubungan yang dekat dengan Dia. Ini adalah undangan untuk memulai hari dengan hati yang tertambat pada perkataan-Nya.

 

Saudaraku,

Ketika Yesus berbicara tentang damai sejahtera, Ia tidak berbicara tentang hidup tanpa masalah. Ia tahu bahwa dunia sering kali menghadirkan situasi yang menekan, mengguncang, bahkan mematahkan semangat. Namun justru dalam menghadapi semua itu, Yesus menawarkan sesuatu yang dunia tidak bisa berikan ketenangan yang mengalir dari kehadiran dan otoritas-Nya. Damai sejahtera dalam Kristus bukan sekadar perasaan nyaman, tetapi keyakinan bahwa apa pun yang kita hadapi, kita tidak perlu menjalani semuanya sendirian. Saat pikiran kita gelisah, ketika kekhawatiran memenuhi hati, perkataan Yesus menjadi jangkar yang meneguhkan: bahwa damai itu tersedia, bukan karena keadaan membaik, tetapi karena Dia ada bersama kita.

 

Saudaraku,

Karena itu, saat kita memasuki hari ini, marilah kita membawa ayat ini sebagai pegangan. Biarlah setiap langkah, keputusan, dan pergumulan diarahkan oleh keyakinan bahwa damai Kristus melingkupi hidup kita. Ketika kita memilih untuk bersandar kepada-Nya lebih daripada bersandar pada kekuatan sendiri, kita akan menemukan keteduhan yang membuat hati tetap teguh sekalipun dunia di sekitar berubah. Kiranya renungan ini menolong kita menyadari bahwa damai sejahtera dari Yesus bukan hanya janji, tetapi hadiah yang dapat kita alami setiap hari ketika kita tinggal di dalam-Nya. Amin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post