SINODE GKLB Renungan Renungan harian Jumat, 3 Juli 2026

Renungan harian Jumat, 3 Juli 2026

Renungan harian
Jumat, 3 Juli 2026

Bacaan Alkitab: Yesaya 64:8

Salam Sejahtera,
Di tengah pengakuan dosa dan pergumulan bangsa Israel, Nabi Yesaya menyatakan suatu pengakuan iman yang sangat indah: Tuhan adalah Bapa, dan umat-Nya adalah tanah liat di tangan Sang Penjunan. Tanah liat tidak dapat membentuk dirinya sendiri, melainkan harus dibentuk oleh tangan yang terampil. Demikian pula hidup kita. Sering kali kita ingin menentukan jalan menurut kehendak sendiri, tetapi Firman Tuhan mengingatkan bahwa kehidupan ini berada di tangan Allah. Dia adalah Pencipta yang mengenal kita sepenuhnya dan mengetahui rancangan terbaik bagi setiap anak-Nya.

Saudaraku,
Sebagai Penjunan, Tuhan terkadang membentuk hidup kita melalui proses yang tidak mudah. Ada kalanya kita mengalami kesulitan, kekecewaan, atau penantian yang panjang. Namun, semua itu bukanlah tanda bahwa Tuhan meninggalkan kita. Seperti penjunan yang dengan sabar membentuk tanah liat menjadi bejana yang indah dan berguna, demikian pula Tuhan sedang membentuk karakter, iman, dan kehidupan kita agar semakin serupa dengan kehendak-Nya. Tugas kita bukan melawan tangan-Nya, melainkan tetap percaya dan berserah kepada pimpinan-Nya.

Saudaraku,
Hari ini, marilah kita dengan rendah hati menyerahkan hidup kita kepada Tuhan. Mungkin ada hal-hal yang belum kita pahami, tetapi kita dapat yakin bahwa tangan yang membentuk kita adalah tangan Bapa yang penuh kasih. Dia tidak pernah salah dalam setiap rancangan-Nya. Kiranya kita tetap lembut di hadapan Tuhan, mau dibentuk oleh Firman-Nya, dan hidup sesuai dengan kehendak-Nya. Sebab ketika kita membiarkan Tuhan membentuk hidup kita, Dia akan menjadikan kita alat yang dipakai untuk memuliakan nama-Nya dan menjadi berkat bagi banyak orang. Amin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post