SINODE GKLB Renungan Renungan harian Jumat, 25 September 2026

Renungan harian Jumat, 25 September 2026

Renungan harian

Jumat, 25 September 2026

 

Bacaan Alkitab: Yesaya 26:3

 

Salam Sejahtera,

Yesaya 26:3 berkata: “Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya.” Firman Tuhan ini memberikan penghiburan yang sangat indah bagi setiap orang yang sedang menjalani perjalanan kehidupan. Kita menyadari bahwa tidak setiap hari berjalan sesuai dengan apa yang kita harapkan. Ada hari-hari ketika kita merasa bahagia dan penuh sukacita, tetapi ada juga hari ketika hati dipenuhi kekhawatiran, pergumulan, dan berbagai pertanyaan tentang apa yang akan terjadi selanjutnya. Namun, Tuhan mengingatkan bahwa orang yang hatinya teguh kepada-Nya akan mengalami damai sejahtera. Keteguhan hati bukan berarti kita tidak pernah takut atau menangis, tetapi berarti di tengah segala keadaan, kita tetap memilih untuk percaya bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan kita dan tetap memegang kehidupan kita dalam tangan-Nya.

 

Saudaraku,

Sering kali yang membuat kita kehilangan ketenangan bukan hanya persoalan yang sedang kita hadapi, tetapi juga pikiran kita tentang berbagai kemungkinan yang belum tentu terjadi. Kita memikirkan keluarga, pekerjaan, kesehatan, pelayanan, kebutuhan hidup, dan masa depan, sehingga hati menjadi lelah sebelum waktunya. Karena itu, Yesaya mengajak kita untuk mengarahkan hati dan pikiran kepada Tuhan. Ketika kita sungguh-sungguh percaya kepada-Nya, kita belajar menyerahkan hal-hal yang tidak mampu kita kendalikan kepada Tuhan yang sanggup mengendalikannya. Percaya kepada Tuhan berarti tetap berjalan sekalipun kita belum mengetahui seluruh jalan di depan kita. Kita boleh memiliki kekhawatiran, tetapi jangan membiarkan kekhawatiran menguasai hati kita. Biarlah iman kepada Tuhan lebih besar daripada ketakutan kita, sebab Tuhan mengetahui apa yang kita perlukan dan Ia selalu menyertai setiap langkah kehidupan kita.

 

Saudaraku,

Karena itu, hari ini marilah kita belajar memiliki hati yang tetap teguh di dalam Tuhan. Apa pun keadaan yang sedang kita hadapi, jangan cepat menyerah dan jangan kehilangan pengharapan. Mungkin ada doa yang belum mendapatkan jawaban, ada pergumulan yang belum selesai, atau ada keadaan yang masih jauh dari apa yang kita harapkan. Namun, kita percaya bahwa Tuhan sedang bekerja dengan cara-Nya dan pada waktu-Nya. Ketika kita menyerahkan kehidupan kepada-Nya, hati kita tidak lagi dikendalikan oleh ketakutan, tetapi dipenuhi oleh damai sejahtera. Kiranya setiap pagi kita dapat berkata, “Tuhan, aku tidak mengetahui apa yang akan terjadi hari ini, tetapi aku percaya Engkau berjalan bersamaku.” Dengan hati yang teguh kepada Tuhan, kita dapat menjalani hari ini dengan tenang, karena kita tahu bahwa hidup kita berada dalam pemeliharaan dan penjagaan-Nya. Amin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post