SINODE GKLB Renungan Renungan harian Senin, 12 Oktober 2026

Renungan harian Senin, 12 Oktober 2026

Renungan harian

Senin, 12 Oktober 2026

 

Bacaan Alkitab: Efesus 4:31

 

Salam Sejahtera,

Firman Tuhan dalam Efesus 4:31 mengingatkan kita agar membuang segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian, fitnah, dan segala kejahatan. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menghadapi keadaan yang membuat hati terluka, kecewa, atau marah karena perkataan dan perbuatan orang lain. Namun, sebagai orang percaya, kita diajak untuk tidak membiarkan perasaan-perasaan negatif itu menguasai hati dan pikiran kita, sebab kepahitan yang terus disimpan dapat merusak sukacita, mengganggu hubungan dengan sesama, bahkan menjauhkan kita dari damai sejahtera Tuhan.

 

Saudaraku,

Membuang kepahitan bukan berarti kita tidak pernah mengalami luka atau menganggap bahwa kesalahan orang lain tidak penting, melainkan kita bersedia menyerahkan setiap luka kepada Tuhan dan membiarkan Dia memulihkan hati kita. Tuhan menghendaki agar kita hidup dengan hati yang bersih, perkataan yang membangun, dan sikap yang membawa damai. Karena itu, ketika kita merasa kecewa atau tersinggung, belajarlah untuk menahan diri, tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, dan tidak memelihara kemarahan terlalu lama. Kita memang tidak selalu dapat mengendalikan perkataan dan tindakan orang lain, tetapi dengan pertolongan Tuhan, kita dapat belajar mengendalikan hati dan respons kita sendiri.

 

Saudaraku,

Oleh sebab itu, marilah kita menjalani hari ini dengan hati yang terbuka bagi pekerjaan Tuhan, membuang segala kepahitan yang masih tersimpan, serta menggantinya dengan kasih, kesabaran, dan pengampunan. Jangan biarkan kemarahan kemarin merampas damai sejahtera hari ini, dan jangan biarkan luka masa lalu menghalangi kita untuk mengasihi sesama. Kiranya Tuhan menolong kita menjadi pribadi yang semakin dewasa dalam iman, mampu menjaga hati dan perkataan, serta menghadirkan kedamaian di tengah keluarga, pekerjaan, pelayanan, dan persekutuan. Hati yang dibersihkan dari kepahitan akan lebih mudah merasakan damai sejahtera dan menyatakan kasih Tuhan kepada sesama. Amin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post