Renungan harian
Senin, 21 Juli 2025
Pembacaan Firman Tuhan: Yesaya 40:31
Saudara-saudari yang terkasih dalam Tuhan,
Dalam hidup ini, kita semua pasti pernah merasa lelah bukan hanya secara fisik, tapi juga secara batin. Ada kalanya hati kita letih oleh masalah yang tak kunjung selesai, oleh doa yang belum terjawab, atau oleh kenyataan hidup yang berat. Yesaya 40:31 berbicara kepada orang-orang yang letih, tetapi tetap berharap. Ayat ini berbunyi, “Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.”
Saudaraku,
Ayat ini ditulis kepada umat Israel yang berada dalam masa penderitaan dan pembuangan. Mereka merasa ditinggalkan, putus asa, dan tak lagi punya semangat. Di tengah situasi itu, Yesaya mengingatkan bahwa Tuhan tidak pernah letih, dan Dia memberi kekuatan kepada yang lemah.Menanti-nantikan Tuhan bukanlah pasrah tanpa harapan, tapi berserah dengan iman. Itu berarti percaya bahwa Tuhan akan bertindak tepat pada waktunya, bahkan ketika kita tidak tahu bagaimana caranya. Dan ketika kita berharap kepada-Nya, Dia memberi kekuatan baru, kekuatan untuk terbang tinggi, berlari tanpa lesu, bahkan sekedar berjalan tanpa lelah.
Saudaraku,
Mungkin hari ini kita tidak sanggup terbang. Mungkin kita pun tidak sanggup berlari. Tapi Tuhan berjanji, bahkan dalam langkah yang paling pelan, Dia tetap memberi kekuatan. Mari tetap berharap kepada Tuhan. Bukan karena kita kuat, tetapi karena Dia tidak pernah lelah menopang kita.
Amin.




