SINODE GKLB Renungan Renungan harian, Senin 6 Oktober 2025

Renungan harian, Senin 6 Oktober 2025

Renungan harian,

Senin 6 Oktober 2025

 

Pembacaan Alkitab: Mazmur 63:8

 

Salam Sejahtera,

Dalam kehidupan yang penuh tantangan, tekanan, dan kekhawatiran, sering kali manusia mencari tempat berlindung yang dapat memberi rasa aman dan harapan, dan Mazmur 63:8 mengungkapkan sebuah kebenaran rohani yang dalam bahwa hanya di dalam Tuhanlah kita menemukan pertolongan sejati dan naungan yang memberikan keteduhan bagi jiwa yang letih, sebab Daud menulis bahwa “Engkau telah menjadi pertolonganku, dan dalam naungan sayap-Mu aku akan bersorak-sorai,” sebuah ungkapan iman yang lahir bukan dari kenyamanan hidup, melainkan dari pengalaman pribadi di tengah kesendirian dan ancaman di padang gurun, ketika semua sumber daya dunia tidak lagi dapat diandalkan.

 

Saudaraku,

Ayat ini menyampaikan bahwa pertolongan Tuhan bukan sekadar konsep teologis atau harapan kosong, melainkan realitas yang dialami oleh orang yang bersandar penuh kepada-Nya, dan naungan sayap Tuhan adalah simbol kehadiran dan perlindungan ilahi yang lemah lembut namun kuat, yang memeluk kita dengan kasih setia seperti induk burung melindungi anak-anaknya di bawah sayapnya dari panas, dingin, dan bahaya, dan di sanalah Daud tidak hanya menemukan perlindungan, tetapi juga sukacita yang meluap, karena hati yang mengenal Tuhan sebagai Penolong akan melahirkan sorak-sorai, bukan karena masalah telah lenyap, tetapi karena jiwa telah menemukan tempat perlindungan yang teguh dan tak tergoyahkan.

 

Saudaraku,

Renungan ini mengajak setiap kita untuk tidak mencari pertolongan semu dari dunia yang mudah berubah, tetapi datang kepada Tuhan dengan hati yang percaya, sebab ketika kita berlindung di bawah naungan sayap-Nya, kita tidak hanya diselamatkan dari bahaya, tetapi juga dipulihkan dalam sukacita sejati, karena Allah yang menjadi tempat perlindungan kita adalah Allah yang hidup, setia, dan penuh kasih, yang tidak pernah membiarkan anak-anak-Nya berjalan sendiri dalam gelap, dan oleh sebab itu, marilah kita belajar untuk melekat kepada-Nya dengan hati yang percaya penuh, agar dalam setiap musim hidup, baik senang maupun susah, kita tetap dapat bersorak-sorai karena pertolongan-Nya nyata dan kasih-Nya tak pernah berkesudahan.

Amin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post