Renungan harian,
Selasa, 7 Oktober 2025
Pembacaan Firman Tuhan: Lukas 17:6
Salam Sejahtera,
Dalam ayat ini, Yesus mengajarkan bahwa iman, meskipun sangat kecil, memiliki kuasa yang luar biasa. Ia menggunakan perumpamaan biji sesawi biji yang sangat kecil untuk menggambarkan bahwa ukuran iman bukanlah penentu kekuatannya. Iman yang sejati, walau tampak kecil di mata manusia, jika ditempatkan kepada Allah yang besar, mampu menggerakkan hal-hal yang mustahil.
Saudaraku,
Kekuatan iman bukan terletak pada besarnya usaha manusia, tetapi pada siapa kita menaruh iman itu. Saat kita mempercayai Allah sepenuhnya, bahkan dalam hal-hal yang tampaknya tidak masuk akal seperti memindahkan pohon ke laut kita sedang membuka jalan bagi kuasa-Nya untuk bekerja. Ini bukan tentang keajaiban demi keajaiban, melainkan tentang ketergantungan yang utuh kepada Tuhan.
Saudaraku,
Hari ini, kita diingatkan bahwa tidak perlu menunggu sampai iman kita “besar” untuk mulai melangkah. Mulailah dengan apa yang ada meski hanya sebesar biji sesawi dan percayakan hasilnya pada Tuhan. Iman kecil yang hidup lebih berharga daripada iman besar yang mati. Maka, mari kita terus bertumbuh dalam percaya dan belajar menyerahkan setiap hal kepada-Nya.
Amin



