SINODE GKLB Renungan Renungan harian Selasa, 17 Juni 2025

Renungan harian Selasa, 17 Juni 2025

Renungan harian

Selasa, 17 Juni 2025

Pembacaan Firman Tuhan: Yohanes 1:1

Saudara-saudari yang terkasih dalam Kristus,

Di tengah dunia yang terus berubah dan penuh dengan informasi, kita sering bertanya: “Mana informasi yang bisa dipercaya? Di mana kita bisa menemukan kebenaran sejati?” Hari ini, kita diingatkan kembali melalui Yohanes 1:1, bahwa ada satu kebenaran yang kekal, satu suara yang tidak berubah sejak awal mula dunia, yaitu Firman Allah. Firman ini bukan hanya sebuah kata atau tulisan, melainkan Pribadi yang hidup, yaitu Yesus Kristus sendiri.

Renungan ini mengajarkan kita:

1. “Pada mulanya adalah Firman”

Frasa ini mengingatkan kita pada Kejadian 1:1, bahwa segala sesuatu dimulai dari Allah. Sebelum dunia ada, sebelum manusia diciptakan, Firman sudah ada. Artinya, Yesus Sang Firman bukan mahluk ciptaan, tetapi kekal dan ilahi. Hidup kita akan menemukan arah yang benar hanya jika kita kembali kepada Pribadi yang sudah ada “pada mulanya”. Ketika dunia membingungkan, mari kembali kepada Yesus, Sang Firman.

2. “Firman itu bersama-sama dengan Allah”

Ini menunjukkan bahwa Firman memiliki hubungan pribadi dengan Allah. Ada relasi dan keintiman di antara Pribadi ilahi. Ini juga menjadi dasar dari konsep Trinitas dalam iman Kristen. Tuhan adalah Allah yang hidup dalam relasi. Karena itu, Dia juga mengundang kita untuk hidup dalam hubungan dengan-Nya, bukan sekedar mengikuti aturan agama.

3. “Firman itu adalah Allah”

Inilah inti dari iman Kristen yaitu Yesus adalah Firman, dan Firman itu adalah Allah sendiri. Bukan hanya utusan, bukan hanya guru, tetapi Tuhan yang layak disembah. Kalau Yesus adalah Allah, maka kita harus mengikut Dia sepenuh hati. Tidak bisa setengah-setengah. Kita percaya, taat, dan menyerahkan hidup kita kepada-Nya.

Saudaraku,

Yohanes 1:1 bukan hanya ayat pembuka Injil Yohanes, tapi juga fondasi iman kita. Ayat ini menunjukkan kepada kita bahwa:

  1. Yesus adalah awal segala sesuatu.
  2. Yesus adalah penyataan Allah kepada manusia.
  3. Yesus adalah Allah sendiri.

Jadi, saat kita membaca Alkitab, saat kita merenungkan Firman Tuhan, kita sedang berjumpa dengan Tuhan sendiri. Ingatlah bahwa Firman itu hidup, Firman itu terang, dan Firman itu membawa hidup kekal. Terpujilah nama Tuhan Yesus. Amin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post