Renungan harian
Sabtu, 4 Juli 2026
Bacaan Alkitab: Mazmur 145:18
Salam Sejahtera,
Kedekatan Tuhan bukan ditentukan oleh tempat atau keadaan hidup kita, melainkan oleh hubungan yang kita bangun dengan-Nya. Pemazmur menegaskan bahwa Tuhan dekat kepada setiap orang yang berseru kepada-Nya dengan tulus. Dalam kesibukan, pergumulan, maupun sukacita, Tuhan tidak pernah menjauh dari umat-Nya. Ia mendengar setiap doa, melihat setiap air mata, dan memahami isi hati yang tidak sanggup diungkapkan dengan kata-kata. Karena itu, jangan pernah merasa sendirian. Saat kita datang kepada Tuhan dengan iman dan hati yang sungguh-sungguh, Dia hadir memberikan penghiburan, kekuatan, dan pengharapan.
Saudaraku,
Namun, firman Tuhan juga menekankan bahwa kita harus berseru kepada-Nya “dalam kesetiaan” atau dengan hati yang sungguh-sungguh. Ini berarti doa bukan sekadar kebiasaan atau formalitas, melainkan ungkapan iman yang lahir dari hati yang percaya kepada Allah. Kesetiaan kepada Tuhan terlihat melalui kehidupan yang taat kepada firman-Nya, tetap berharap kepada-Nya di tengah pencobaan, dan tidak meninggalkan-Nya ketika doa belum dijawab sesuai keinginan kita. Tuhan menghargai hati yang tetap setia, sebab Ia sendiri adalah Allah yang setia kepada setiap janji-Nya.
Saudaraku,
Marilah kita menjadikan hari ini sebagai kesempatan untuk semakin mendekat kepada Tuhan. Apa pun yang sedang kita hadapi, jangan mengandalkan kekuatan sendiri, tetapi datanglah kepada-Nya dalam doa dengan hati yang tulus. Tuhan yang dekat kepada setiap orang yang berseru kepada-Nya akan memimpin langkah kita, menguatkan ketika kita lemah, memberi hikmat ketika kita bimbang, dan memenuhi hati kita dengan damai sejahtera. Sebab tidak ada seorang pun yang datang kepada Tuhan dengan iman yang akan dibiarkan berjalan sendirian.
Kiranya firman Tuhan ini menguatkan dan mendorong kita untuk hidup semakin dekat dengan-Nya setiap hari. Amin.




