Khotbah Ibadah Paskah GKLB
Pembacaan Firman Tuhan : Yohanes 20:24-29
Tema : Damai Sejahtera Kristus di Tengah Keluarga
Shalom,
Yohanes 20:24-29 menceritakan pertemuan Yesus dengan Tomas setelah kebangkitan-Nya, di mana Tomas, yang tidak percaya bahwa Yesus telah bangkit, akhirnya mengakui Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat setelah melihat dan meraba luka-luka Yesus. Injil Yohanes diperkirakan ditulis antara tahun 90-100 M. Dalam Yohanes 20:19-23, Yesus menampakkan diri kepada para murid-Nya setelah kebangkitan-Nya, tetapi Tomas tidak berada di antara mereka pada waktu itu. Ketika para murid memberitakan kepada Tomas bahwa mereka telah melihat Tuhan, Tomas menanggapi dengan keraguan dan berkata bahwa dia tidak akan percaya kecuali dia melihat dan meraba luka-luka Yesus Yohanes 20:24-29 menggambarkan peristiwa di mana Yesus kembali menampakkan diri kepada para murid-Nya, termasuk Tomas, yang masih belum percaya. Yesus menunjukkan luka-Nya kepada Tomas dan berkata agar Tomas tidak ragu lagi, tetapi percaya.
Saudaraku,
Pada perayaan Paskah ini, kita merayakan kebangkitan Yesus Kristus yang memberikan kita kemenangan atas dosa dan kematian. Namun, lebih dari itu, kebangkitan-Nya membawa kita kepada pengalaman damai sejahtera yang hanya dapat diberikan oleh Tuhan. Yohanes 20:24-29 mengungkapkan bagaimana Yesus memberi damai sejahtera kepada murid-murid-Nya setelah kebangkitan-Nya. Dan hari ini, kita akan merenungkan bagaimana damai sejahtera Kristus dapat hadir di tengah keluarga kita. Bacaan Yohanes 20:24-29 mengisahkan tentang Yesus yang menampakkan diri kepada murid-murid-Nya setelah kebangkitan-Nya, termasuk kepada Tomas yang awalnya meragukan kebangkitan itu. Dalam pertemuan ini, Yesus membawa damai sejahtera kepada para murid-Nya, dan hal ini relevan bagi keluarga kita. Dalam keluarga, seringkali ada konflik, ketegangan, dan ketidakpastian. Namun, Yesus membawa damai sejahtera yang bisa mengatasi semua hal tersebut.
Saudaraku,
Ada beberapa hal yang dapat kita pelajari dalam pembacaan Firman Tuhan saat ini dalam sukacita Paskah saat ini:
- Damai Sejahtera yang Dibawa Yesus (Ayat 24-26)
- Mengatasi Keraguan dan Ketidakpercayaan dalam Keluarga (Ayat 27)
- Pengakuan Iman dan Damai Sejahtera dalam Hubungan (Ayat 28-29)
Saudaraku,
PGI dalam Paskah tahun 2025 mengangkat sebuah tema “ Damai Sejahtera Kristus di tengah Keluarga” ( Bdk Yoh 20:26 ). Tema ini menyoroti betapa pentingnya kedamaian dalam keluarga Kristen karena terkadang kedamaian seringkali diuji oleh berbagai perbedaan dan konflik. Dalam Firman Tuhan ini Yesus menawarkan damai sejahtera yang melampaui semua pengertian kita. Ketika kita membuka hati untuk menerima damai-Nya, kita juga dipanggil untuk saling memberi damai kepada anggota keluarga kita. Dengan demikian, keluarga kita dapat menjadi tempat yang penuh kasih, pengertian, dan kedamaian yang berasal dari Tuhan. Selamat Paskah, Damai Kristus selalu hadir dalam setiap keluarga kita, sekarang dan selamanya. Amin




