Renungan harian
Sabtu, 7 Juni 2025
Pembacaan Firman Tuhan : Galatia 6:9-10
Shalom, saudara-saudari yang terkasih dalam Kristus.
Hari ini kita akan merenungkan Firman Tuhan yang tertulis dalam Galatia 6:9-10. Dalam dunia yang serba cepat dan penuh tantangan ini, sangat mudah bagi kita untuk kehilangan semangat dalam melakukan hal yang benar. Kadang kita merasa lelah, merasa sia-sia, atau bahkan kecewa karena kebaikan yang kita lakukan tidak segera membuahkan hasil. Tetapi melalui Firman Tuhan hari ini, kita akan diingatkan untuk tetap setia dan tidak jemu dalam berbuat baik. Mari merenungkan Firman Tuhan saat ini.
Ayat 9: “Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik…”
Kata jemu berarti lelah, bosan, atau kehilangan semangat. Paulus menulis ini kepada jemaat di Galatia karena ia tahu bahwa dalam perjalanan iman, ada saat-saat di mana kita merasa letih. Ketika kebaikan kita tidak dihargai, ketika hasil tidak terlihat, kita cenderung mundur.
Namun, Tuhan memberi janji: “apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai.” Ini adalah penguatan bagi kita bahwa semua benih kebaikan yang kita tabur tidak akan pernah sia-sia. Tuhan tahu waktu yang tepat. Kita hanya diminta untuk tidak menyerah.
Ayat 10: “Karena itu, selama masih ada kesempatan…”
Paulus mengajak kita untuk memanfaatkan waktu yang ada. Hidup ini singkat dan kesempatan berbuat baik tidak selalu datang dua kali. Maka selama kita masih diberi nafas, kekuatan, dan waktu, marilah kita menjadi terang dan garam bagi dunia ini. Perhatikan juga kata-kata: “berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada saudara-saudara kita seiman.” Ini menunjukkan bahwa kasih kita tidak boleh terbatas hanya pada lingkup gereja atau orang-orang yang kita kenal, tapi juga meluas kepada semua orang. Namun, kita juga tidak boleh mengabaikan keluarga rohani kita sendiri,.orang-orang seiman yang mungkin sedang membutuhkan dorongan, bantuan, atau penghiburan.
Saudaraku,
Aplikasi Firman Tuhan ini dalam Kehidupan kita
Firman ini sangat relevan bagi kehidupan kita. Mungkin kita sedang merasa lelah melayani, membantu sesama, atau menjadi orang yang selalu mengalah. Tetapi Tuhan berkata: “Jangan jemu.” Setiap tindakan baik akan berbuah, mungkin bukan hari ini, tapi di waktu yang Tuhan tentukan. Marilah kita terus semangat dalam melakukan hal yang benar. Dunia bisa saja tidak memberi tepuk tangan, tapi Tuhan tidak pernah melupakan setiap kebaikan yang kita lakukan dalam nama-Nya.
Saudaraku,
Jangan lelah berbuat baik, karena kita akan menuai di waktu Tuhan. Gunakan setiap kesempatan untuk menebar kasih dan kebaikan. Utamakan sesama kita seiman, tapi jangan batasi kasih hanya kepada mereka saja. Teruslah tebarkan kebaikan. Tuhan Yesus Memberkati. Amin




